Timelapse jenggot, dikerjakan dengan benar
Jenggot tumbuh sekitar satu sentimeter sebulan — jauh terlalu pelan untuk ditonton, tetapi persis cukup cepat untuk difilmkan. Satu selfie di depan cermin setiap hari, dan dalam tiga bulan kamu punya timelapse yang terus-terusan diminta orang di forum jenggot mana pun.
Kenapa timelapse jenggot mudah jadi viral
Kebanyakan video transformasi meminta penontonnya percaya begitu saja pada perubahan yang diklaim. Jenggot tidak begitu. Ia kelihatan, ia bergerak ke satu arah saja, dan ia tumbuh di bagian tubuh yang sudah biasa dibaca orang dengan teliti.
Di dalamnya juga sudah ada ceritanya. Ada dua minggu penuh bolong-bolong, saat kamu terlihat kurang sehat alih-alih berjenggot. Ada rasa gatalnya. Ada masa panjang ketika seolah-olah tidak terjadi apa-apa, karena yang berlangsung adalah pengisian sela, bukan pemanjangan. Lalu ada satu bingkai ketika semuanya tiba-tiba terbaca sebagai jenggot, bukan sebagai lupa bercukur. Diputar cepat, alur itulah seluruh videonya — dan ia tidak bisa dipalsukan, karena satu-satunya cara memiliki rekamannya adalah benar-benar menjalani tiga bulan itu.
Kuncinya ada di mata, bukan di jenggot
Ambil seratus selfie cermin dengan tangan, dan setiap fotonya terbingkai sedikit berbeda. Putar berurutan, dan ya, jenggotnya memang tumbuh, tetapi seluruh kepalamu ikut memantul-mantul di dalam bingkai sepanjang video. Mata penonton menghabiskan seluruh video untuk mengejar wajahmu alih-alih menonton rahangmu terisi.
Obatnya adalah penyejajaran. Selfeed menjalankan deteksi wajah pada setiap foto dan memotong di sekitar wajahnya, sehingga matamu tetap terpaku di titik yang sama sepanjang seri. Kepalamu berhenti bergerak. Jenggotnya jadi satu-satunya yang bergerak — dan video yang di dalamnya persis satu hal berubah jauh lebih mudah dibaca daripada video yang semuanya ikut berubah. Mekanisme yang sama ada di balik timelapse selfie mana pun yang enak ditonton; pada jenggot, efeknya cuma jadi kelihatan dalam hitungan minggu, bukan tahun.
Beri jenggotnya album sendiri
Simpan jenggotnya di album khusus, terpisah dari hal lain yang kamu potret. Setiap album memegang hitungan hari beruntunnya sendiri dan timelapse-nya sendiri, jadi proyek jenggot bisa dimulai di hari kamu meletakkan pisau cukur dan berakhir di hari kamu memutuskan ia sudah selesai, tanpa mengganggu seri foto harian yang sudah kamu jalankan bertahun-tahun.
Hitungan hari itu membuktikan gunanya di minggu kedua dan ketiga. Itu masa ketika jenggotmu terlihat lebih buruk daripada sebelum kamu mulai, tidak ada perubahan kasatmata dari satu hari ke hari berikutnya, dan seluruh kegiatan ini terasa konyol. Sebuah angka yang hanya menghitung hari saat kamu benar-benar datang ternyata sudah cukup jadi alasan untuk datang lagi — dan justru bingkai-bingkai itulah yang dibutuhkan video jadinya. Lewati bingkai-bingkai itu, dan jenggotnya akan muncul entah dari mana.
Kalau satu hari memang terlewat, hitungannya kembali ke nol dan tidak ada lagi yang berubah. Foto yang kamu ambil kemarin masih di sana, serinya tetap berjalan, dan satu lubang di antara sembilan puluh bingkai tidak akan terlihat pada kecepatan putar.
Jam yang sama, cahaya yang sama, sudut yang sama
Konsistensi pada jepretannya sendiri mengerjakan sisanya. Setel pengingat pada satu titik tetap dalam harimu — sehabis mandi adalah pilihan klasik, karena jenggotnya bersih, kering, dan berada dalam keadaan yang sama setiap kali. Pengingatnya datang pada jam yang kamu pilih, mengikuti zona waktumu, jadi hampir setiap hari fotonya jatuh di cahaya yang kurang lebih sama.
Ada beberapa hal yang sebaiknya dijaga tetap sama, dan tidak satu pun merepotkan:
- cermin yang sama, atau dinding yang sama di belakangmu
- jarak yang kurang lebih sama — sepanjang lengan, ponsel setinggi mata
- kepala menghadap lurus, tidak mendongak atau menunduk
- jenggot dalam keadaan yang sama: disisir atau dibiarkan acak-acakan, tetapi pilih satu
Deteksi wajah menutup pergeseran yang tidak bisa kamu kendalikan. Empat hal itu menutup pergeseran yang bisa.
Ekspor videonya begitu selesai
Tiga bulan berjalan, kamu punya sembilan puluh bingkai yang sudah sejajar dan sebuah video yang menyampaikan maksudnya dalam sekitar sepuluh detik. Ekspor timelapse-nya dari aplikasi lalu unggah di mana pun pertanyaan itu muncul — itu jawaban yang sebenarnya dicari orang, dan nyaris tidak ada yang punya rekamannya.
Sampai kamu sendiri membagikannya, tidak ada satu pun bagiannya yang publik. Foto bersifat privat secara bawaan dan tidak ada yang menampilkannya atas namamu — kesepakatan yang adil, mengingat minggu kedua dan ketiga ikut tersimpan di sana.
Letakkan pisau cukurnya dan mulai
Hari pertama adalah bingkai paling tidak menarik di seluruh seri, sekaligus satu-satunya yang tidak bisa kamu ambil belakangan. Ambil saat wajahmu masih bersih tercukur, lalu biarkan pengingatnya yang berdebat denganmu selama sembilan puluh hari berikutnya. Selfeed mengurus albumnya, hitungan harinya, dan penyejajarannya; kamu mengurus bagian tidak bercukurnya.
Aplikasi webnya sudah bisa dipakai sekarang; aplikasi iOS dan Android sedang dikerjakan.
Mulai timelapse jenggotmu