Wajah temanmu di layar utama
Sudah ada di sana saat berikutnya kamu melihat ponsel.
Orang yang kamu ikuti memotret hari ini — sesaat kemudian fotonya ada di layar utamamu. Dan setahun lagi ia masih di sana.
Aplikasi iOS dan Android sedang dikerjakan — tautan tokonya akan muncul di sini lebih dulu.
Di atas, sebagaimana kamera mengambilnya. Di bawah, enam hari yang sama setelah pemotongan yang memakukan mata di satu tempat.
Seri demonstrasi: wajah-wajah ini dihasilkan secara generatif dan dilewatkan pipeline yang sama dengan foto sungguhan.
Itu memang rancangannya, bukan kelalaian. Selfeed justru menyimpannya, dipotong pada mata — sehingga setahun foto terbaca sebagai gerak, bukan salindia.
Bingkai setiap hari disimpan selamanya. Foto aslinya: sembilan puluh hari di tingkat gratis, seluruh tahun di Pro.
Siapa pun yang kamu ikuti, kapan pun harinya memberi ia satu momen. Tanpa jendela dua menit dan tanpa alarm yang bisa gagal.
Tanpa notifikasi, tanpa suara, tanpa perlu membuka apa pun.
Fotomu masuk ke buku harianmu — disejajarkan pada matamu, bertanggal, tersimpan — dan sampai ke orang yang mengikutimu dengan cara sesunyi itu juga.
Sudah ada di sana saat berikutnya kamu melihat ponsel.
Bingkai setiap hari disimpan selamanya.
Sembilan puluh hari terakhir dari galerimu terisi sekaligus — kira-kira sebelas detik film.
Sepiring makanan, tanaman, seorang anak. Tidak ada yang mencari wajah di album yang bilang jangan.
Tiap bingkai dipotong supaya matanya tetap di satu tempat.
Tidak ada yang keluar dari buku harianmu dengan sendirinya. Supaya terlihat sama sekali, kamu harus melakukan tiga hal terpisah: memilih nama pengguna, menyalakan profil publik, dan menyorot satu album — dan membatalkan salah satunya langsung mengeluarkanmu dari semuanya. Foto aslinya tidak pernah publik.
Ya. Memotret, menyimpan album, dan menonton timelapse tidak dipungut biaya, dan bingkai setiap hari disimpan selamanya. Foto aslinya disimpan sembilan puluh hari. Selfeed Pro menyimpan foto asli selama akunmu ada, mengimpor seluruh galerimu alih-alih tiga bulan terakhir, dan mengekspor film tanpa tanda Selfeed.
Ia memotret hari ini — sesaat kemudian wajahnya ada di widget. Tanpa notifikasi, tanpa suara, tanpa perlu membuka apa pun. Kamu hanya melihat orang yang kamu ikuti dan yang sendiri menjadikan albumnya publik. Di ponsel yang belum mengikuti siapa pun, widget menampilkan bingkai terakhirmu sendiri.
Streak album itu kembali ke nol — streak hanya menghitung hari yang benar-benar kamu isi. Foto dan timelapse-mu tidak tersentuh: satu jeda adalah satu bingkai yang hilang.
Bisa, dan itu cara tercepat punya film yang layak ditonton pada malam pertama. Buka hari yang lalu dan pilih dari foto yang kamu ambil hari itu. Akun gratis menjangkau sembilan puluh hari ke belakang — kira-kira sebelas detik film. Pro menjangkau seluruh galerimu.
Deteksi wajah menemukan wajahmu di tiap foto dan memotong di sekelilingnya, menjaga matamu tetap di titik yang sama dari bingkai ke bingkai. Itulah yang membuat setahun foto bisa ditonton, bukan bergoyang.
Bisa — album berjalan paralel, masing-masing dengan streak dan timelapse-nya sendiri: potret harian, janggut yang tumbuh, anak yang membesar.
Tidak ada, sampai kamu mengatakannya tiga kali: memilih nama pengguna, menyalakan profil publik, menyorot satu album. Batalkan salah satu dari ketiganya dan kamu langsung keluar dari semuanya. Foto aslinya tidak pernah publik — pengikut melihat bingkai persegi, bukan berkas yang dibuat kameramu.
Aplikasi webnya sudah terbuka di app.selfeed.life. Aplikasi iOS dan Android sedang dikerjakan — tautan tokonya akan muncul di halaman ini lebih dulu.